Mengenal Lebih Dalam Mengenai Merger Dalam Dunia Bisnis

Mengenal-Lebih-Dalam-Mengenai-Merger-Dalam-Dunia-Bisnis

https://www.jasaimportmurah.com/ – Merger adalah proses difusi atau penggabungan dua perusahaan, salah satunya tetap berdiri dengan nama perusahaan sementara yang lain menghilang dengan semua nama dan kekayaannya ditambahkan ke perusahaan yang tersisa. Dapat disimpulkan bahwa Penggabungan merupakan penyertaan dari dan oleh satu perusahaan ke perusahaan lainnya.

Dalam hal ini, perusahaan pembeli akan melanjutkan identitas dan nama perusahaan yang dibeli. Sebagai perusahaan pembeli, mereka akan mendapatkan aset dan menjalankan kewajiban yang dimiliki oleh perusahaan yang dibeli. Setelah merger, perusahaan yang telah dibeli oleh perusahaan lain akan rugi atau berhenti beroperasi karena semuanya akan diambil alih oleh perusahaan pembeli tersebut. Merger sendiri ada beberapa jenis, dibawah ini akan kami jelaskan menurut jenisnya.

Merger Horizontal

Merger horizontal adalah penggabungan antara dua atau lebih perusahaan di mana semua perusahaan bergerak atau memiliki bidang usaha yang sama. Atau dapat disimpulkan bahwa merger horizontal adalah dimana dua atau lebih perusahaan yang sama-sama memiliki pasar beli dan pasar pembuangan akan bergabung menjadi satu.

Merger Vertikal

Merger vertikal adalah kombinasi dari dua atau lebih perusahaan di mana satu perusahaan bertindak sebagai pemasok bagi yang lain. Atau dapat disimpulkan bahwa merger vertikal adalah apabila suatu perusahaan disatukan dengan perusahaan lain maka perusahaan tersebut akan melakukan kegiatan selanjutnya dari perusahaan yang dibeli, seperti melanjutkan proses produksi barang yang dilakukan oleh perusahaan sebelumnya.

Merger Kon-generik

Merger con generic adalah perusahaan yang melakukan merger atau merger terhadap perusahaan-perusahaan yang mempunyai hubungan satu sama lain, misalnya dalam sifat produksi yang sama. Namun, tidak diklasifikasikan sebagai produsen pada produk yang sama (horizontal) juga bukan merupakan perusahaan yang memiliki hubungan antara produsen – pemasok (vertikal).

Merger Konglomerat

Merger konglomerat adalah penggabungan antara dua atau lebih perusahaan yang tidak mempunyai hubungan langsung antara bidang usaha satu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

Dalam buku Kapita Selekta Hukum Perusahaan karangan Sri Redjeki Hartono, terdapat beberapa metode untuk mengadakan merger perusahaan. Buku tersebut menyebutkan bahwa dalam melakukan merger terdapat dua macam cara yaitu:

1. Merger atau Stock Fusion (aandolfosio)

Dalam penggabungan atau peleburan saham yang disebabkan oleh pengalihan saham. Transfer itu sendiri dapat terjadi karena:

• Akibat pembelian saham, sehingga pengalihan saham merupakan hasil perjanjian jual beli

• Karena bursa saham

• Dengan menukar saham dengan melakukan pembayaran tambahan menggunakan uang tunai

2. Penggabungan Perusahaan (Iudrijf fusio)

Dalam merger atau fusi perusahaan, merger terjadi sebagai akibat dari mergernya perusahaan dari perusahaan atau PT dengan kinerja yang menurun menjadi PT yang berfungsi. Secara umum PT. A diberikan kepada PT. B dengan beberapa kemungkinan faktor seperti:

• Sebagai hasil dari pembelian perusahaan

• Dengan pendapatan inbreng atau perusahaan

• Dengan pendapatan perusahaan selain pembayaran tunai

Kegiatan penggabungan atau peleburan dua atau lebih perusahaan merupakan penyerapan satu hak atau objek atas hak atau objek lain. Oleh karena itu untuk legalitas atau legalitas suatu perbuatan harus melalui proses hukum yang akan dilakukan oleh suatu perusahaan atau kelompok usaha yang akan merestrukturisasi perseroannya melalui merger sehingga diperlukan suatu undang-undang agar dapat menjadi badan hukum. payung. Dalam upaya memberikan kepastian hukum atas tindakan penggabungan, terdapat landasan hukum yang berlaku, yaitu:

• Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas

• PP No. 27 Tahun 1998 tentang Penggabungan, Peleburan, dan Akuisisi Perseroan Terbatas

Keuntungan dan Kerugian Merger

Keuntungan melakukan merger perusahaan adalah akuisisi perusahaan melalui merger memiliki proses yang lebih sederhana dan lebih murah dibandingkan jenis pengambilalihan lainnya. Sedangkan kerugian melakukan merger dibandingkan dengan jenis pengambilalihan lainnya, seperti akuisisi, adalah harus ada kesepakatan antar pemegang saham masing-masing perusahaan, walaupun butuh waktu lama untuk mendapatkan persetujuan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *